UPACARA MEMPERINGATI HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER

  • Administrator
  • 11 November 2016 09:30

Pada Hari Kamis tanggal 10 November 2016 tepat di Hari Pahlawan SMK Telkom Medan melaksanakan Upacara Memperingati Hari Pahlawan 10 November. Upacara yang di laksanakan di Lapangan Kampus SMK Telkom Medan ini di hadiri juga oleh Bp. Gelora KP Ginting, S. STP, MAP selaku Camat Medan Tuntungan beserta Lurah dan Staf Jajarannya.

Suasana Upacara Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2016

Foto Bersama Dengan Bp. Camat Medan Tuntungan Beserta Lurah Dan Staf Jajarannya

Bp. Gelora KP Ginting, S. STP, MAP menjadi Pembina Upacara membaca amanat dari Menteri Sosial RI Ibu Khofifah Indar Parawansa.

Pembina Upacara Sedang Membaca Amanat Dari Menteri Sosial RI

Berikut sedikit kutipan amanat Beliau :

ASSALAMU'ALAIKUM WR. WB.

SALAM SEJAHTERA BAGI KITA SEMUA,

SAUDARA-SAUDARA PARA PESERTA UPACARA, PATRIOT BANGSA YANG BUDIMAN,

PUJI SYUKUR MARILAH KITA PANJATKAN KE HADIRAT ALLAH SWT, ATAS LIMPAHAN RAHMAT DAN KARUNIA-NYA, YANG MEMBERI KITA KEKUATAN JASMANI DAN ROHANI UNTUK TERUS MENGEMBAN MISI KEJUANGAN DALAM MEWUJUDKAN PERIKEHIDUPAN BANGSA YANG MERDEKA, BERSATU, BERDAULAT, ADIL DAN MAKMUR.

SETIAP TANGGAL 10 NOVEMBER, BANGSA INDONESIA MEMPERINGATI HARI PAHLAWAN, SEBAGAI MOMEN REFLEKTIF UNTUK MEMBERI MAKNA ATAS PENGORBANAN PARA PAHLAWAN KUSUMA BANGSA, DENGAN MENYALAKAN JIWA KEPAHLAWANAN DALAM PERJUANGAN MENGISI KEMERDEKAAN.

SAUDARA SEBANGSA SETANAH AIR, PATRIOT BANGSA YANG BUDIMAN,

PERISTIWA TANGGAL 10 NOVEMBER MEMBERI KITA PELAJARAN MORAL BAHWA WARISAN TERBAIK PARA PAHLAWAN BANGSA BUKANLAH "POLITIK KETAKUTAN', MELAINKAN "POLITIK HARAPAN". BAHWA SEBERAT APAPUN TANTANGAN YANG DIHADAPI DAN KETERBATASAN YANG ADA, TIDAK AKAN MENYURUTKAN SEMANGAT PERJUANGAN.

PENGALAMAN MEREBUT DAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN JUGA MENUNJUKKAN BETAPA SPIRIT PERJUANGAN DAN MENTAL - KARAKTER KEPAHLAWANAN MEMILIKI DAYA HIDUP YANG LUAR BIASA DALAM MENGHADAPI BERBAGAI RINTANGAN DAN PENDERITAAN.

SEMANGAT KEPAHLAWANAN ADALAH SEMANGAT PERSATUAN, PERSATUAN YANG BULAT-MUTLAK DENGAN TIADA MENGECUALIKAN SESUATU GOLONGAN DAN LAPISAN. SEMANGAT KEPAHLAWANAN ADALAH SEMANGAT MEMBENTUK DAN MEMBANGUN NEGARA,

SETELAH INDONESIA MEREBUT KEMERDEKAANNYA, SEMANGAT KEPAHLAWANAN TIDAK CUKUP HANYA DENGAN MEMPERTAHANKAN PATRIOTISME DEFENSIF, KITA BUTUH PATRIOTISME YANG LEBIH POSITIF DAN PROGRESIF. PATRIOTISME SEJATI BUKAN SEKADAR MEMPERTAHANKAN MELAINKAN JUGA MEMPERBAIKI KEADAAN NEGERI. UNTUK KELUAR DARI BERBAGAI PERSOALAN BANGSA HARI INI, PATRIOTISME PROGRESIF DITUNTUT MENGHADIRKAN KEMANDIRIAN BANGSA TANPA TERPEROSOK PADA SIKAP ANTI-ASING.